Kenalan di Facebook , seorang gadis di perkosa dua pemuda

Hati-hatilah berkenalan lewat dunia maya seperti facebook. Jangan sampai terjadi seperti yang dialami seorang gadis FTR (17). Ia dicabuli oleh Riski J (18), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal bersama temannya yang dikenal lewat facebook.

Riski dan temannya yang melancarkan aksi pencabulan di sebuah wilayah di Kota Tegal itu kini harus berurusan dengan pihak kepolisian. Riski dibekuk jajaran Satreskrim Polres Tegal Kota. Sementara seorang temannya Erick masih diburu polisi karena berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Waka Polres Tegal Kota Kompol Joko Wicaksono didampingi Kasat Reskrim AKP Gineung Pratidina mengungkapkan, perbuatan bejat tersangka dilakukan di Taman Bung Karno di Jalan Kapt. Samadikun, Kelurahan Pesurungan Lor, Margadana pada Minggu 3 Mei lalu.

"Tersangka bersama temannya yang masih DPO melancarkan aksinya di sebuah taman pada malam hari," kata Joko dalam konferensi pers ungkap kasus di Mapolres Tegal Kota, Selasa (1/7/2020).

Joko mengemukakan, awalnya Erick yang masih DPO berkenalan dengan korban melalui facebook pada akhir April lalu. Korban yang terkena bujuk rayu diajak ketemuan untuk jalan-jalan menggunakan sepeda motor.

Dalam perjalanan itulah, korban juga bertemu dengan tersangka Riski yang merupakan teman Erick. Saat itu Riski meminta di antar pulang hingga akhirnya berboncengan tiga dalam sebuah sepeda motor.

Bukannya pulang, tersangka justru membawanya ke sebuah taman yang dalam kondisi sepi dan memaksanya untuk berhubungan badan.

Diancam akan ditusuk dengan benda tajam, korban pun ketakutan dan tak berdaya. Apalagi, saat itu kedua pelaku usai menenggak minuman tuak. "Pelaku ini mengancam korbannya dengan akan menusuk kalung taring babi. Termasuk beberapa kali melakukan pemukulan," ungkap Joko.

Aksi pelaku berulang sampai dua kali. Hingga setelah puas, kedua pelaku meninggalkan korbannya dalam keadaan tak berdaya dan turut membawa handphone milik korban.

Pelaku Riski akhirnya berhasil diamankan polisi dan mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara pelaku pertama masih dalam buruan petugas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel