Bule Dijambret dan Menangis di Pinggir Jalan, Ponsel Seharga Rp 20 Juta Hilang

Viral video warga negara asing (WNA) yang menangis diduga menjadi korban penjambretan, di Jalan Braban, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Bali.
WNA tersebut menangis setelah menjadi korban penjambretan.
Diketahui, video WNA wanita yang menangis di pinggir jalan menjadi viral setelah dibagikan ulang oleh akun @denpasar.viral dan @infobadung.
Dalam video yang beredar tersebut, tampak seorang WNA wanita berambut pirang menangis tersedu-sedu.
Ia menyandarkan diri di etalasi warung makan di pinggir jalan.
Beberapa warga mengerumuni WNA tersebut, seakan menanyakan apa yang terjadi.

Tak hanya warga, sejumlah pengendara sepeda motor yang lewat juga tampak berhenti untuk menenangkannya.
Diketahui dari keterangan pengunggah, insiden tersebut terjadi di Jalan Braban, Kerobokan, Kuta Utara pada Selasa (7/7) sore.
"Baru saja terjadi penjambretan di jl. Braban, Br. Taman, Kerobokan, Selasa (7/7) sore. Korban seorang wanita WNA."
"WNA tersebut kehilangan handphone yang dijambret oleh pelaku. Pelaku seorang pria mengunakan speda motor pcx berwarna hitam."
Harap lebih waspada ya semeton!" tulis akun @denpasar.viral dalam keterangannya.
Unggahan WNA yang menjadi korban jambret ini mendapat banyak komentar dari warganet.
Sejumlah warganet mengecam tindakan pelaku yang membuat malu.
Sedangkan, beberapa lainnya mengecam agar pelaku segera ditangkap dan diberi hukuman.
Lantas benarkah ada kejadian tersebut?
Kasubag Humas Polres Badung Iptu Oka Bawa membenarlan adanya kasus tersebut.
"Polsek Kuta Utara telah menerima laporan tentang terjadinya kasus jambret dengan korban orang asing," kata Oka,Rabu (8/7/2020).
Dari laporan korban, peristiwa itu terjadi pada Selasa (7/7/2020) pukul 15.23 Wita.
Korban bernama Alena Kartaeva, seorang WNA asal Rusia yang berusia 27 tahun.
Oka mengatakan, dalam penjambretan tersebut, korban kehilangan iPhone 11 Max Pro seharga Rp 20 juta.
Kronologinya, saat itu korban berjalan kaki dari vila menuju tempat makan di sekitar lokasi kejadian.
Baru berjalan lebih kurang 100 meter, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk punggungnya hingga terjatuh.
Ponsel milik korban dirampas dan pelaku kabur.
Oka mengatakan, kasus ini masih ditangani oleh Polsek Kuta Utara.
BAGIKAN SEGERA WhatsApp

SARAN DARI KAMI