Cemburu Lihat Foto Pria Lain di Ponsel, Pria Ini Tusuk Leher Pacar dan Buang ke Jurang

Berawal dari menyimpan foto lelaki lain di ponsel, nyawa Aulia direnggang di tangan pacar. Nasib tragis menimpa gadi 16 tahun itu.

Gadis berhijab asal Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang ini menjadi korban pembunuhan, Sabtu (16/5) siang.
Pelakunya merupakan orang terdekat korban, yaitu kekasihnya sendiri yakni Higam Yuda Sena alias Gamber, 17, warga Desa Talangagung, Kepanjen.
Pelaku membunuh korban dengan cara menusuk leher korban dengan menggunakan gunting. Mulanya tersangka Gamber dijemput koban di tempat kosnya di Dusun Tempur, Desa Sengguruh, Kepanjen sekitar pukul 14.00.

Kemudian dengan berboncengan motor matic N-5468-EAA milik korban menuju ke pintu air Sipon Talang Agung.

Lokasi Tempak Kejadian Perkara (TKP) ini agak curam dan menjorok ke arah bantaran sungai. Sebelum berangkat ke lokasi, korban berkata kepada Gamber bahwa lebih baik mereka membawa gunting.

Alasannya sebagai alat berjaga-jaga karena lokasi yang dituju cukup sepi. Gunting itu ditaruh di jok motor, bersama dengan HP milik korban.
Setelah tiba di lokasi, korban meminta Gamber mengambil gunting untuk berjaga-jaga.

Tapi saat korban tidak melihat, Gamber juga mengambil handphone korban secara diam-diam.

Setelah sempat bercengkrama sebentar di lokasi kejadian, Gamber membuka handphone korban dan melihat galeri foto yang terekam di memori handphone.

Dari sinilah permasalahan terjadi. Korban dan tersangka terlibat cek-cok mulut. Lalu, dalam kondisi kalap Gamber menusukkan gunting di tangannya ke leher korban. Wanita berwajah cantik itupun tergeletak dan sekarat.

Gamber langsung menyeret korban yang sedang meregang nyawa ke arah jurang. Sebelum dibuang ke jurang, Gamber kembali menusukkan gunting ke leher untuk memastikan korban tak bernyawa.
Setelah itu dengan dingin tersangka mendorong tubuh korban ke jurang arah bantaran sungai Metro.

Tidak ada orang yang mengetahui kejadian ini karena lokasi kejadian berjarak sekitar 700 meter dari perkampungan warga terdekat. Tubuh korban tersangkut di semak-semak tanpa daya. Usai membunuh Gamber, langsung meninggalkan lokasi.
Setelah membunuh korban, Gamber menyerahkan diri ke Polres Malang. Lelaki bertato itu mengakui membunuh pacarnya dan membuang ke jurang Sipon. Pengakuan itu disampaikan kepada Unit Opsnal Aiptu Umar.
Setelah itu, polisi membawa pelaku ke lokasi pembunuhan di jurang Sipon. “Kami membawa pelaku ke tempat dia membuang korban,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.
BAGIKAN SEGERA WhatsApp

SARAN DARI KAMI