Seorang wanita di terkam buaya,beruntung buaya nya ompong!


Beberapa hari setelah tewasnya Devi, seorang remaja yang mandi di sungai lalu diterkam buaya. Warga Desa Sebamban Lama dan Sebamban Baru Kecamatan Sungai Loban, Kalsel akhirnya berhasil menangkap buaya yang diduga menerkam Devi.

“Saat ditangkap buaya dalam keadaan hidup,” ujar Kapolsek Sungai Loban, AKP Apriansyah SH, seperti dilansir dari Radar Banjarmasin.

Kapolsek mengatakan buaya tersebut ditangkap dengan cara diumpan menggunakan ayam. Buaya tersebut berbadan besar dan diperkirakan memiliki panjang 4,5 meter.

“Kata masyarakat desa jenis kelamin buaya itu betina,” ujarnya.

Kapolsek memastikan buaya tersebut adalah buaya yang menyeret Devi. Dia yakin karena buaya tersebut tidak memiliki gigi alias ompong.

Saat kejadian itu, Devi memang tidak mengalami luka robek. Keyakinan Apriansyah diperkuat dengan keterangan saksi yang menyebut badan buaya memang sebesar itu.
“Untuk memastikan apakah buaya tersebut memiliki gigi atau tidak, saya masukkan tangan saya ke dalam mulut buaya. Dan memang benar ompong,” jelas Apriansyah, seraya mengatakan rencananya buaya tersebut akan dibawa oleh petugas dari BKSDA.
Diketahui sungai tersebut merupakan habitat buaya. Bahkan sudah ada sejak zaman dulu.
“Buayanya ada yang nakal, ada juga yang tidak. Sejumlah warga memang pernah melihat ada buaya di sungai itu, tapi tidak pernah mengganggu dan baru beberapa hari lalu saja menyeret korban hingga meninggal dunia,” papar kapolsek.

Warga juga mengisahkan beberapa tahun lalu ada seekor buaya ukuran besar menyambar warga yang mandi di pinggir sungai. Untungnya, nyawa warga tersebut selamat.

“Kejadiannya beberapa tahun lalu, cuma tidak sampai menelan korban,” terangnya. Kapolsek mengimbau kepada warga untuk berhati-hati ketika berada di sungai, apalagi sudah sampai menelan korban jiwa.

Diberitakan sebelumnya Devi diterkam buaya saat tengah berenang di Sungai Sebamban usai mencuci bersama ketiga temannya tak jauh dari tempat tinggalnya.

Devi sempat terjun dan berenang hingga ke tengah sungai.

“Jumia ini yang menyaksikan korban di terkam, buaya membawa korban ke dalam sungai dengan menggigit tangan korban kemudian diseret,” kata salah seorang teman korban bernama Jumia yang ikut berenang bersama.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel