BIKIN VIRAL

follow us

Ibu ini mengeluh karna mendapat bansos 2 bungkus mie instan dan 1 liter beras

viral di media sosial terkait pemberian bantuan sembako masyarakat terdampak Corona.
Seorang warga Cimone, Tanggerang, Banten mempertanyakan bantuan yang ia terima.

Sebab perempuan yang tidak dikeahui namanya itu hanya menerima bantuan sebanyak bungkus mie instan dan 1 liter beras.
“Hanya ini yang dikasih, Pak? Mie dua beras seliter, tapi nunggunya tiga bulan,” perempuan tersebut berkata dengan suara lirih sembari memperlihatkan bantuan yang diberikan pemerintah.

Selain itu ia juga mempertanyakan pemberian sembako yang hanya pada 4 orang saja sementara jumlah warga banyak.

“Sementara di sini warganya banyak yang dikasih cuma 4 orang,” katanya.

Ia juga mempertanyakan janji gubernur Banten yang memberikan 10 liter beras kepada tiap-tiap kepala keluarga.

“Sebelumnya Pak Gubernur berjanji memberikan bantuan 10 liter beras untuk warga dan pendatang,” katanya.

“Gimana saya mau makan Pak? Kalau hari ini saya masak, besok sakit saya karena tidak ada lagi yang dimasak,” kata perempuan warga Cimone Raya RT 02 RW 7 itu.

“Saya menuntut kejelasan, apakah memang seperti ini dari atasnya (sesuai aturan), jika tidak. Saya tidak ridho,” timpal warga lainnya.

Video yang diunggah oleh akun Banten Video itu kini telah ditonton oleh 700 ribu kali dan dikomentari lebih dari 3 ribu kali.
“Emang pemerintah sekarang buat kebijakan blangsak semua, ga mikirin rakyat sudah menderita, mungkin mereka yg diatas sana tidak pernah merasakan kesulitan rakyat.
Ya Allah semoga Aza mereka dibukakan mata hatinya melihat penderitaan rakyat yg semakin hari semakin mengenaskan. Kebijakan selalu berubah ubah ga pernah sinkron antara pusat dan team pelaksana lapangan,” tulis seorang warganet.

“Ya allah tega banget kami yg di Malaysia walaupun bukan warga negara dapat bantuan banyak smpai skrng tak putus2 beras minyak telor susu gula sardin mcm2 walaupun loockdown tak kerja tp kami masih ttp mkn bantuan dr mn2 dtng bahkn dr ketua kampung walaupun kami bukan warga negara malaysia tiada perbedaan merata semua dpt” seorang warganet membandingkan dengan kondisi di Malaysia.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar