Karena Hal Sepele. Pria Ini Bakar Nenek umur 65 tahun hingga tewas


Abdul Aziz alias Adul, usia 22 tahun, warga Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini harus menghabiskan hidupnya di Lembaga Pemasyarakatan (LP). Abdul divonis seumur hidup oleh Pengadinan Negeri Garut, Senin, 16 Maret 2020, kemarin.

Humas Pengadilan Negeri Garut, Endratmo Rajamai, mengatakan bahwa vonis hakim lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut hukuman 20 tahun penjara.

"Jadi ini lebih tinggi dari tuntutan JPU selama 20 tahun, PN mengganjar Abdul seumur hidup," ujarnya, Selasa 17 Maret 2020.

Atas vonis tersebut Abdul menerima dan mengakui kesalahannya. Sehingga mulai Senin kemarin, menjalani hari-harinya didalam jeruji besi.

"Langsung eksekusi, terdakwa masuk sel," kata Rajamai.

Sementara itu, kasus tersebut terjadi pada bulan Desember 2020 lalu. Abdul merasa tersinggung jika utang piutang ibunya disebarluaskan ke tetangga oleh korban (Nenek Iyah 65 tahun). Karena sakit hati lalu Abdul menemui korban di ladang, korban dihabisi dengan cara digorok lalu dibakar bersama gubuk milik korban.

Semula keluarga mengira bahwa peristiwa terbakarnya Nenek Iyah merupakan musibah bagi keluarga, namun polisi menemukan keganjilan pada tubuh korban. Akhirnya, Polsek Banjarwangi dan Polres Garut melakukan penyelidikan, yang mengarah kepada Abdul.

Tak lebih dari 24 jam, Abdul berhasil diringkus jajaran Reserse Mobile (Resmob) Polres Garut, saat bersembunyi di tempat kerjanya. Abdul tak berkutik dan mengakui seluruh perbuatannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel